RResearch OS
Screening

Evaluasi Kesenjangan Potensi vs Realisasi Pembangkit EBT Daerah (RUED-P Gap)

Rencana Umum Energi Daerah (RUED-P) menargetkan bauran EBT tinggi di tiap provinsi, namun realisasi di lapangan sangat timpang antar-wilayah akibat kendala kapasitas fiskal daerah dan keterbatasan integrasi jaringan transmisi.

Scoring

Used for prioritisation only — a high score is not proof the research is good.

Relevance (20%)
86
Data evidence (20%)
82
Impact (15%)
88
Data quality (10%)
80
Temporal / spatial coverage (10%)
82
ML potential (10%)
80
Novelty (5%)
82
Solo feasibility (10%)
82
Topic
Transisi Energi, Elektrifikasi & Dekarbonisasi Industri
Potential target
Gap Realisasi Bauran EBT terhadap Target RUED (%) & Kapasitas Terpasang EBT per Kapita (kW/kapita)
Potential features
  • Potensi Teknis Surya, Air, dan Biomassa Daerah (Geoportal ESDM)
  • Kapasitas Fiskal Daerah (Rasio PAD terhadap APBD)
  • Cadangan Daya Listrik (Reserve Margin) Sistem Kelistrikan Regional
  • Rasio Elektrifikasi Dasar dan Tingkat Kemiskinan Daerah
Potential data
  • ESDM & DEN Neraca Potensi dan Realisasi EBT Daerah
  • BPS Panel Akses & Kualitas Elektrifikasi Rumah Tangga
Limitations
  • Pelaporan realisasi RUED-P provinsi oleh Dinas ESDM memiliki jeda publikasi 1-2 tahun antar-wilayah
Leakage risks
  • Jangan memasukkan target revisi RUED yang ditetapkan setelah tahun observasi berjalan
Confidence
medium
Decision
Screening — Relevansi kebijakan transisi energi sangat tinggi; membutuhkan pipeline ingestion semi-otomatis dari dokumen evaluasi tahunan DEN dan Ditjen EBTKE.