Shortlisted
Deteksi Dini Disparitas Kualitas Elektrifikasi & Akses Energi Rumah Tangga
Klaim Rasio Elektrifikasi administratif >99% menyamarkan kesenjangan kualitas riil, di mana rumah tangga di daerah 3T masih mengandalkan penerangan non-PLN terbatas tanpa keandalan daya untuk aktivitas produktif.
Scoring
Used for prioritisation only — a high score is not proof the research is good.
Relevance (20%)
90
Data evidence (20%)
95
Impact (15%)
88
Data quality (10%)
90
Temporal / spatial coverage (10%)
92
ML potential (10%)
82
Novelty (5%)
80
Solo feasibility (10%)
90
Topic
Transisi Energi, Elektrifikasi & Dekarbonisasi Industri
Potential target
Rasio Rumah Tangga berpenerangan Non-PLN / Bukan Listrik / Menyalur (Susenas BPS)
Potential features
- PDRB ADHK per Kapita menurut Kabupaten/Kota
- Persentase Penduduk Miskin P0 Tingkat Kabupaten/Kota
- Rasio Desa Berlistrik dan Penerangan Jalan Desa (Podes)
- Topografi Keterisolasian Desa Kepulauan/Pegunungan (Podes)
- Alokasi Belanja Modal Infrastruktur APBD Daerah
Potential data
- BPS Panel Akses & Kualitas Elektrifikasi Rumah Tangga
Limitations
- Survei Podes dilaksanakan tri-tahunan sehingga interpolasi antar-putaran diperlukan pada model panel tahunan
Leakage risks
- Variabel kemiskinan dan pengeluaran rumah tangga berasal dari Susenas putaran yang sama; perlu lag time minimal 1 tahun untuk predictive setup
Confidence
high
Decision
Shortlisted — Dataset Susenas dan Podes 514 kabupaten/kota terverifikasi penuh di BPS; sangat siap untuk pemodelan spatial econometrics dan interpretable machine learning (XGBoost + SHAP).